KEPALSUAN
Lahir besar di daerah tandus penuh konflik
Berjalan tanpa irama
Kaki melangkah begitu enggan
Layaknya menginjak tajamnya duri
Langit yang penuh dengan kepalsuan
telah membodohi bumi yang polos
rembulan di palingkan dari matahari
bintang-bintang di sembunyikan
di balik gumpalan awan hitam
pada malam gelap waktu itu
Keadaan sedang sunyi, dingin, gemeriyuh, doa-doa berdesakan
di jagad raya
Seberapa lama saya harus mengantri
Sedangkan melakukan perintah mu saja aku ingkari
Teruntuk angin bawalah rasa amarahku
Teruntuk api bakar lah rasa dendam-dendam ini
Teruntuk air hanyutkanlah beban pundak ku
Teruntuk tanah kubur dalam-dalam penyesalan.
Grobogan, 2 Mei 2023
Komentar
Posting Komentar