UNTUK JIWA YANG TERLUKA

Angin mengirimkan salam hangat

setiap helai sang bayu yang datang berbisik

ia hadirkan harapan yang tak pernah hilang


Luka di hatimu seperti daun gugur

menyimpan cerita di setiap retaknya  

namun lihatlah, di balik rasa sakit itu

ada tunas baru yang sedang tumbuh


Air mata yang jatuh

adalah hujan bagi taman jiwamu

biarkan mengalir, biarkan meresap

sebab darinya, bunga-bunga kekuatan akan mekar


Dalam kesunyian malam

bintang-bintang mengerti resahmu

mereka berkelip lembut, menghiburmu

mengingatkan bahwa gelap itu tidaklah selamanya


Untuk jiwa yang terluka

jangan takut pada kesendirian 

disana, kamu akan menemukan dirimu

lebih kuat, lebih bijak, dan lebih berani


Peluklah dirimu dengan kasih

seperti embun pagi yang memeluk daun

percayalah, hari baru akan datang

dan matahari akan bersinar kembali.


Manado, 28 Juni 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG LUKA

KEPALSUAN