Hilang Mimpi ku Karena Bangun

Terus tegakkan kepala mu
Jangan sekali kau tundukkan
Seolah kau sudah kalah
Dunia ini perlu sedikit di lawan

Cita, harapan, impian
Tancapkan sedalam lautan
Cinta, kasih, dan sayang
Sebagai patriot perjalanan

Kesederhanaan mu itu 
Yang membuat diriku
Untuk memilikimu
Layaknya kayu 
Dibakar oleh api yang menjadi abu
Layaknya bunga dihisap oleh kumbang yang menjadi madu
Layaknya kopi, gula yang di seduh menjadi sendu
Itu impian yang kedua bersamamu menua, impian yang pertama ketika sudah kelilingi Indonesia
semua itu hanyalah imajinasi belaka
Baru sa sadar, semua itu trakan terwujud ketika sa awali pagi dengan "loh kok ws awan"

Papua, 3 Desember 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG LUKA

UNTUK JIWA YANG TERLUKA

KEPALSUAN